Just another recipe from lazywife kitchen.. Tadinya, saya pikir ga penting nulis resep-resep emergency yang saya masak di rumah. Tapi setelah dipikir-pikir, kayanya perlu deh. Di belantara Indonesia ini, saya yakin masih banyak lazywife-lazywife lain yang hobinya masak kepepet kaya saya
Rumah ga deket dari pasar? Kesiangan ke tukang sayur? Jangan khawatir, Anda bisa memilih telur untuk asupan protein hewani (Asal ga sering-sering, bisa kolesterol, ato yang lebih parah..bisulan
)
Selain resep kategori paling malas seperti telor dadar (plain) dan telor ceplok (plain juga), telur bisa divariasikan dengan hanya sedikit mengurangi level kemalasan. Telor dadar misalnya, selain yang plain bisa ditambahi irisan sayuran dan sosis/nugget. Untuk rasanya, bisa divarisikan dengan menambahkan kecap, bumbu kari instan, ato bumbu tom yam. Telor ceplok bisa divariasikan juga dengan menambahkan kuah semur kecap atau balado.
Nah, wiken kemarin, saya masak telur balado, emergency recipe karena terlalu malas untuk pergi keluar. Kali-kali ada yang ga tau, berikut resepnya:
Bahan:
- 6 butir telur, rebus, dinginkan, kupas
- 10 buah cabai merah (boleh cabe biasa, cabe tanjung, ato cabe keriting)
- 5 buah cabai rawit
- 5 buah kemiri, sangrai
- 5 buah bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1 batang serai, ambil putihnya, keprek
- 3 lembar daun jeruk
- gula merah, gula putih, garam secukupnya
- 3 sendok makan air asam
- 50 mL air
Cara Membuat:
- Goreng telur rebus sampai kecoklatan (bentar doang kok palingan)
- Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri
- Tumis bumbu halus sampai harum
- Tambahkan air (biar ga gosong)
- Masukkan serai dan daun jeruk
- Tambahkan gula merah, gula putih, dan garam secukupnya
- Masak hingga mengental
- Masukkan telur
Overall, effort paling banyak ada di menghaluskan bumbu, yang kalau beruntung punya blender bisa dilakukan dengan bantuan blender. Kalau kata si mas enak kok telor baladonya, hehehe
Cepat, mudah, dan cocok untuk lazywife model saya, hihihi