Duh Gusti, paringana sabar.. Februari 8, 2010
Posted by tantri in pikiran.4 comments
Hari ini saya mendapati sahabat saya tercinta sedang bersedih, dia yang selalu terlihat kuat dan tegar akhirnya menangis.. Kecewa, itu yang dia rasakan ketika apa yang sudah dia perjuangkan selama bertahun-tahun, yang sangat berarti baginya, ketika tampaknya sebentar lagi akan bisa diraihnya, kembali tidak tercapai..
Saya mengerti betul apa yang dia rasakan, saya juga sedang merasakan hal yang sama. 2 Bulan ini saya juga sedang berjuang untuk bisa ikhlas, menerima bahwa apa yang begitu saya inginkan, yang sangat berarti bagi saya, yang tampaknya sedikiiiiiiiit lagi akan bisa saya raih, ternyata belum dapat terlaksana. (lagi…)
The Incredibles: Revealed Januari 21, 2010
Posted by tantri in keluarga, pikiran.4 comments
Meet my beloved family, The Incredibles. Lately I found that my family somehow is the real version of The Incredibles. All the problems and how we, as a family, managing them, have forced us to becoming the superheroes family
I have to admit that what has happened to us is never be ordinary thing. Well, all things happened to us have been written down, rite? And God gives us what we need, not what we want. The fact is, He really gives us what we need, not what we want, though I have to admit that it doesn’t easy to manage the “tasks” He has given to us, never be easy.. (lagi…)
it just definitely turns me off.. Januari 20, 2010
Posted by tantri in pikiran.2 comments
Clearly, saya ga suka rokok. Satu-satunya yang bagus dari rokok cuma iklannya yang kreatif dan kenyataan bahwa pabrik rokok telah memberikan penghidupan bagi sejumlah besar rakyat Indonesia.. Selain itu? ga ada sisi positif yang lain..
Hari ini saya mandi sauna, bukan dengan asap dari air panas dipadu wewangian yang bikin harum, tapi dengan asap rokok
Jadi ceritanya, di kosan, kamar mandi saya ada lubang ventilasinya ama kamar mandi sebelah. Nah, pengguna kamar mandi sebelah adalah mas-mas anaknya ibu kos, mungkin seumuran ama saya, yang hobinya ngerokok di kamar mandi.. Dan tentu saja si mas dengan murah hati membagikan asap rokoknya lewat lubang intip yang ukurannya sekitar 10 x 15 cm. Dan saya pun dengan sukses sesak napas gara-gara asapnya.. (lagi…)
That’s All Januari 15, 2010
Posted by tantri in nyanyi.add a comment
I can only give you love that lasts forever,
And a promise to be near each time you call.
And the only heart I own
For you and you alone
That’s all,
That’s all…
I can only give you country walks in springtime
And a hand to hold when leaves begin to fall;
And a love whose burning light
Will warm the winter’s night
That’s all,
That’s all.
There are those I am sure who have told you,
They would give you the world for a toy.
All I have are these arms to enfold you,
And a love time can never destroy.
If you’re wondering what I’m asking in return, dear,
You’ll be glad to know that my demands are small.
Say it’s me that you’ll adore,
For now and evermore
That’s all,
That’s all.
Financial Planning: Manage Your Money for Better Future Desember 22, 2009
Posted by tantri in kerjaan.5 comments
Ih udah lama ternyata ga ngeblog.. Ok, kali ini saya mau bikin post yang rada berguna dikit. Post kali ini tentang financial planning. Beberapa waktu yang lalu, saya ikut seminar financial planning yang diadakan di kantor. Pembicaranya seorang financial planner muda, good looking, berbakat, mapan (bawa emas batangan kemana-mana), rajin menabung (pastinyaaaa), dan sedang mencari jodoh
Seriously.. sedang mencari jodoh..
hayo jeng-jeng, masih ada kesempatan sama mas financial planner yang satu ini, asal siap disuruh makan dulu sebelum ke mall, si mas ga bakal mau nraktir makan di mall, mahalllll, ehehehhe
Si mas financial planner ini intinya menceritakan betapa pentingnya financial planning untuk kehidupan kita sehari-hari, dan untuk hidup kedepannya tentunya. Dengan melakukan financial planning, kita dapat mencapai apa yang jadi tujuan hidup kedepannya, mulai dari pengen nyekolahin anak, pengen naek haji, sampe pengen pensiun kaya raya
(lagi…)
Just A Simple Lack of Him November 25, 2009
Posted by tantri in pikiran.1 comment so far
Have been wondering why I keep texting and texting him while he doesn’t respond..
I believe that keep doing it while I know that he doesn’t have time to respond doesn’t mean I’m mentally ill..
I understand that he’s just too busy most of the time, and too tired the other time..
This is just a simple lack of him
Although sometimes it’s more to me than others’ presence..
Farewell to My Appendix November 24, 2009
Posted by tantri in ga_penting_deh.add a comment
Lagi gresek-gresek foto donlotan dari handphone, dan menemukan foto ini.. Usus buntu saya, sudah dipotong, diformalin, dan siap dimakamkan..
Terimakasih karena telah mengingatkan saya betapa banyak orang yang menyayangi saya..
Aku Ada November 16, 2009
Posted by tantri in nyanyi.14 comments
…
Di pantai itu kau tampak sendiri
Tak ada jejakku di sisimu
Namun saat kau rasa
Pasir yang kau pijak pergi akulah lautan
Memeluk pantaimu erat
Jingga di bahumu
Malam di depanmu
Dan bulan siaga sinari langkahmu
Teruslah berjalan
Teruslah melangkah
Ku tahu kau tahu aku ada
Don’t u know that you’re lucky? November 10, 2009
Posted by tantri in pikiran.2 comments
Anak laki-laki itu bernama Dimas. Usianya belum lagi 10 tahun. Ketika saya menjumpainya di ruang fisioterapi, dia berlari-lari menyambut ibu panti, dengan wajah yang tersenyum lebar.. Dia mengenakan seragam olahraga lengkap dengan sepatunya. Sepintas tidak tampak ada yang berbeda pada Dimas.. Dia asyik berlari-lari sambil memainkan beberapa bola plastik.. Dia juga tidak tampak malu-malu melihat kedatangan kami.
Tiba-tiba, sebuah bola plastik yang dia gelindingkan mengenai kaki saya. Sambil tersenyum, saya pun menggelindingkan kembali bola itu ke arahnya. Dalam waktu sebentar saja, kami berdua sudah asyik bermain, saling menggelindingkan bola-bola plastik. Ketika bermain dengannya, saya baru menyadari ada yang berbeda pada Dimas. Dia tidak bicara.. Dia berteriak, mengeluarkan suara yang tidak bisa saya mengerti ketika dia meminta saya mengambilkan bola-bola yang terjebak di bawah peralatan bermain lain.. Dia berteriak lagi ketika meminta saya untuk terus bermain dengannya.. (lagi…)
In the name of love.. Oktober 23, 2009
Posted by tantri in keluarga, kerjaan, pikiran.7 comments
Udah lama banget ga ngeblog. Lha gimana mau ngeblog, 2 bulan ini saya lagi masuk training centernya Gusti Allah. Lagi ngadepin ujian kenaikan tingkat (semoga). 2 bulan ini saya dipaksa untuk belajar banyak.. Pelajaran yang banyak.. dan menyakitkan..
Saya beruntung.. Dan karenanya saya harus banyak bersyukur.. Bukan berarti selama ini saya tidak bersyukur, tapi ada hal-hal yang layak disyukuri yang baru saya sadari gara-gara masuk training center ini.. Saya bersyukur atas perlindungan yang tetap Gusti Allah berikan pada saya selama ini, biarpun saya ini termasuk hambanya yang bandel.. Saya meyakini semua yang diberikan pada saya sebagian besar justru bersumber dari doa orang-orang yang menyayangi saya setulus hati, bukan karena saya yang bandel ini.. Mama, papa, si mBak, eyang, sahabat-sahabat saya, si Mas.. semuanya.. kadang kita lupa bahwa apa yang kita dapatkan seringkali bukan merupakan hasil dari doa dan usaha kita, tapi dari doa orang-orang tercinta..
(lagi…)



