jump to navigation

Inovasi dan Knowledge Management Juni 9, 2009

Posted by tantri in kerjaan.
trackback

Di era pengetahuan ini, untuk tetap kompetitif, dibutuhkan munculnya inovasi dalam perusahaan. Inovasi yang ada dalam perusahaan akan memacu pertumbuhan perusahaan. Seringkali, inovasi menjadi key success factor dalam suatu perusahaan. Adanya inovasi mendukung peningkatan revenue perusahaan. Inovasi juga akan membantu peningkatan efisiensi perusahaan. Adanya inovasi dapat mendorong terjadinya pengurangan biaya dan cycle time, serta meningkatkan keterkaitan dengan konsumen dan partner bisnis.

Proses munculnya ide-ide untuk inovasi bukan merupakan suatu hal yang dapat dikontrol. Namun, untuk mendukung munculnya inovasi dalam perusahaan, pihak manajemen harus memberikan dukungan yang memadai. Dukungan yang dibutuhkan mencakup capital resources, lingkungan fisik, dan fasilitas untuk meningkatkan pengetahuan karyawan. Ketiga hal tersebut dapat difasilitasi menggunakan knowledge management.

Knowledge management dapat mendukung munculnya inovasi dalam perusahaan melalui langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Capturing & reusing knowledge: Langkah ini memungkinkan adanya difusi ide. Dalam difusi ide, ide untuk menyelesaikan suatu permasalahan diimplementasikan untuk menyelesaikan permasalahan lain yang serupa.
  2. Sharing lessons learned: Sharing akan membantu meningkatkan dan memeratakan keahlian karyawan. Selain itu, sharing antar karyawan di berbagai unit kerja juga akan memberikan cara pandang baru yang dapat melatarbelakangi munculnya ide.
  3. Documenting expertise: Dengan mendokumentasikan kepakaran, pengetahuan yang dibutuhkan karyawan untuk merancang suatu inovasi dapat diperoleh dengan mudah. Dengan demikian, inovasi yang dihasilkan pun lebih robust.
  4. Structuring & mapping knowledge: Langkah ini dapat digunakan untuk menilai posisi pengetahuan perusahaan, kekuatan, maupun kelemahannya. Penstrukturan dan pemetaan pengetahuan juga memungkinkan transfer pengetahuan yang lebih mudah dan lebih baik.
  5. Measuring & managing the economic value of knowledge: Melalui langkah ini, akuisisi pengetahuan dapat lebih difokuskan pada pengetahuan  yang paling dibutuhkan sesuai dengan domain inovasi yang diinginkan.
  6. Synthesizing & distributing external knowledge: Langkah ini akan meningkatkan pengetahuan yang dimiliki perusahaan. Adanya pengetahuan baru memberikan cara pandang yang baru dan dapat mendukung munculnya inovasi.
  7. Using a technical infrastructure for knowledge exchange : Hal ini dapat membantu meningkatkan keahlian pegawai dengan adanya akses yang mudah terhadap pengetahuan.

[dari berbagai sumber]

Komentar»

1. zam - Juni 20, 2009

*pusing bacanya*

tantri - Juni 22, 2009

@zam
sama, wakakakakkaakaka :p