jump to navigation

Aku Bisa Juni 11, 2009

Posted by tantri in pikiran.
11 comments

Tadi pagi, sambil menaikkan kadar gula dengan setengah porsi nasi uduk, saya nonton tipi di lantai 8. Saat itu, acaranya kuis “Siapa Lebih Berani”, remake dari kuis “Siapa Berani” jaman dulu tea kayanya mah. Pembawa acaranya juga sama, Helmy Yahya ama Alya Rohali. Kali ini yang pesertanya anak-anak semua. Mereka sibuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang materinya berkaitan dengan apa yang mereka pelajari di sekolah.

Sambil makan, saya perhatiin, dari kelima grup anak-anak yang ada, semuanya dandan niat banget, pake kostum bagus-bagus, rambut ditata, pokonya keliatan banget anak-anak kota lah.. Tiba-tiba otak saya ngebayangin acara yang sama, tapi yang ikut adalah anak-anak sekolahan dari daerah terpencil, dengan seragam yang udah lusuh, tapi dengan kepintaran menjawab pertanyaan yang sama, atau bahkan lebih :-) (lagi…)

Inovasi dan Knowledge Management Juni 9, 2009

Posted by tantri in kerjaan.
2 comments

Di era pengetahuan ini, untuk tetap kompetitif, dibutuhkan munculnya inovasi dalam perusahaan. Inovasi yang ada dalam perusahaan akan memacu pertumbuhan perusahaan. Seringkali, inovasi menjadi key success factor dalam suatu perusahaan. Adanya inovasi mendukung peningkatan revenue perusahaan. Inovasi juga akan membantu peningkatan efisiensi perusahaan. Adanya inovasi dapat mendorong terjadinya pengurangan biaya dan cycle time, serta meningkatkan keterkaitan dengan konsumen dan partner bisnis. (lagi…)

Don’t You Worry ’bout A Thing ;) Juni 5, 2009

Posted by tantri in nyanyi.
2 comments

Everybody’s got a thing
But some don’t know how to handle it
Always reachin’ out in vain
Just taking the things not worth havin’

Chorus:
But don’t you worry ’bout a thing
Don’t you worry ’bout a thing (don’t you worry, baby)
’cause I’ll be standing on the side when you check it out

They say your style of life’s a drag
And that you must go other places
Just don’t you feel too bad
When you get fooled by smiling faces

Chorus

When you get off your trip
Don’t you worry ’bout a thing
Don’t you worry ’bout a thing

Chorus

Everybody needs a change
A chance to check out the new
You’re the only one who see
The changes you take yourself through

Don’t you worry ’bout a thing
Don’t you worry ’bout a thing (sweet baby)
’cause I’ll be standin’ in the wings when you check it out

Don’t you worry ’bout a thing
Don’t you worry ’bout a thing
Don’t worry, don’t worry, don’t worry ’cause I’ll be right here waitin’ for you baby

[by incognito]

Food Engineering Juni 3, 2009

Posted by tantri in pikiran.
2 comments

Dulu jaman jadi mahasiswa S2, saya rajin bgt yang namanya masak. Tiap hari pasti masak untuk makan sehari-hari. Awalnya sih coba-coba, seiring dengan niatan hidup sehat makan sayur. Maklum, kalau jadi anak kos biasanya makanan yang susah didapat adalah sayur2an kaya yang ada di rumah, sayur bayem, sayur asem, sayur lodeh.. Mengingat lidah saya lidah jawa, kangen juga ama yang gitu-gitu :-D

Dari sekedar coba-coba, trial and error, lama-lama jadi penasaran juga :-D seneng banget liat bahan-bahan dan bumbu-bumbu bisa berubah jadi masakan yang rasanya unik. Bisa dibilang, masak tu kegiatan engineering, dari bahan yang ada menciptakan sesuatu untuk menyelesaikan permasalahan. Sama kan? dari bahan dan bumbu yang ada menciptakan masakan untuk memenuhi rasa lapar, huehehehe :-D This is perhaps the only engineering thing that I looove so much..food engineering ;-)

Lama-lama, saya merasakan bahwa cooking is relieving. Bete ama kuliah, kerjaan, thesis, ataupun daily life, bisa ilang dengan ngiris-ngiris bawang merah (bukan gara2 nangisnya yah :-D ), ngulek bumbu, motong-motong sayuran, goreng tempe, dan semacamnya.. Rasanya seneng banget pas nyoba resep, ato nyoba ngeracik bumbu sendiri, apalagi klo masak masakan indonesia yang menurut saya ajaib :-D susah, banyak bumbu, butuh feel yang bener-bener bagus buat ngeracik bumbunya..

Biar suka masak, ga berati masakan buatan saya enak, huehehehe :-D Yang pasti jadi korban tentunya kakak saya, atau mas Agung yang kebetulan maen ke rumah. Si mas significant other juga pernah, tapi si mas standar tinggi ah, jadi suka takut, kaya ujian :-D wahahaha, ga ding, mas significant other tersayang tidak pernah lupa memberikan kritik yang membangun, hihihi :-D

Sekarang, saya jadi ga punya dapur nih di jakarta :-( Kangen untuk bereksperimen dengan bahan-bahan makanan. Kosan saya yang sekarang udah enaaaaak bgt, cuma satu aja kurangnya, ga ada dapur :-D Ada yang punya info kosan_cewe_berdapur_murah di deket-deket thamrin-sudirman ga?

*Btw, hari ini hari blogging di kantor loh, ditunggu partisipasinya :-D *

06.59 Juni 3, 2009

Posted by tantri in kerjaan.
3 comments

Hari ini masuk kantor, ngabsen, 06.59.. Wahahaha, senangnyaa ;-) Di kantor ini ada yang namanya flexi time. Kalau kita dateng jam 7 pagi, kita bisa pulang jam 4 sore. Kalau jam 7.30, pulang jam 16.30, begitu seterusnya mpe batch terakhir, datang 8.30 dan pulang 17.30. Berarti saya masih bisa pulang jam 4 sore, senangnyaaaa :-D

Saya selalu hobi dateng pagi, bukan rajin bukan apa, tapi males kepanasan di jalan. Jakarta niii, panasnya minta ampun, berangkat kesiangan dikit aja, udah mengalir deras yang namanya keringet, belum kudu antre busway yang udah kaya antre sembako. Naek busway pagi hari juga bukan perkara mudah, klo pas lagi ga beruntung ya desel2an juga, sama orang-orang yang mo transit di halte dukuh atas atau harmoni. (lagi…)

Assalamu’alaikum.. Juni 1, 2009

Posted by tantri in pikiran.
2 comments

Itu yang dikatakan mas-mas bertampang cunihin sambil matanya ga berenti ngeliatin saya dari atas sampe bawah. Saya pun terus melangkah, risih, sakit,  marah, ga sedikitpun tergerak untuk menjawab salam. Ya Allah, maafkan saya.. Tapi rasanya, saya ga pengen ngejawab salam untuk orang yang ngasih salam ke saya bukan untuk maksud yang sesungguhnya..

Mungkin ribuan perempuan berkerudung di negeri ini merasakan hal yang sama. Berkerudung sama sekali ga membuat cowo-cowo iseng diluar sana berhenti mengganggu, berhenti memandang dengan tatapan ga sopan, bahkan berhenti mencoba-coba untuk melakukan hal yang lebih lagi. Itu yang tiba-tiba saya sadari setelah sekian lama berkerudung.. Kadang saya berpikir, kalau saja saya pake kaos lengan pendek ama celana panjang, pakaian sehari-hari saya dulu, apa ada yang bakal berbeda? rasanya tidak.. :-)    (lagi…)

Diproteksi: Karena saya tidak ingin seperti Anda… Mei 25, 2009

Posted by tantri in keluarga.
comments closed

Tulisan ini dilindungi kata sandi. Untuk melihatnya mohon masukkan sandi Anda di bawah ini:


Menunggu Mei 22, 2009

Posted by tantri in kerjaan, pikiran.
7 comments

Hari-hari ini saya lagi disibukkan dengan kegiatan menunggu :-D busy waiting.. Di pekerjaan saya yang sekarang, saya ditempatkan di human capital, dengan latar belakang pendidikan informatika :-D Kaget? Pertamanya sih iya, tapi lama-lama ternyata banyak juga hal yang bisa dipelajari, dan meskipun saya ditempatkan di sudut ruangan dengan 3 penghuni (2 lainnya pak VP dan sekretarisnya :-D ) yang cukup membuat saya autis, dengan pendekatan senyum_manis_sok_kenal akhirnya udah mulai deket juga ama orang-orang di sudut yang lain :-D (lagi…)

Bahasa Menunjukkan Bangsa Mei 20, 2009

Posted by tantri in kerjaan.
1 comment so far

Itu yang dikatakan Pak Bos di ruangannya tadi siang. Saat itu, saya lagi bawa kertas bekas berisi corat-coret outline apa yang si bapak kira-kira bisa omongin pas disyuting buat penjurian MAKE Award. Si MAKE Award ini adalah penghargaan untuk perusahaan yang dianggap sudah menerapkan knowledge management dengan baik (Salahin saya klo perusahaan ini gagal gara2 pidato si bapak :-D )

Outlinenya saya buat dalam waktu 20 menit (dikasitaunya juga 20 menit sebelum syuting), dan saya tulis pake bahasa inggris. Tadi pagi saya presentasi di depan si bapak dan pendengar lainnya dengan slide yang juga pake bahasa inggris. Begitu juga presentasi topik sebelum2nya. Total jendral selama saya disini, semua kerjaan saya (semua ppt tepatnya, maklum, anak baru) saya bikin pake bahasa inggris :-D

Bukannya sok gaya ato apa, sejujurnya, dari hati yang paling dalam, saya ini malessss, huehehehe :-D Males nerjemahin.. Kebanyakan referensi yang saya paki untuk mengerjakan tugas-tugas saya, saya ambil dari internet, dan berupa dokumen berbahasa Inggris. Maka, sebagai anak IF sejati yang selalu memanfaatkan teknologi, saya menggunakan teknologi kopi-paste-format sapu :-D itu sebenernya alasan kenapa semua pekerjaan saya, saya tulis pake bahasa inggris :-D

Tapi bener juga kata si bapak, bahasa menunjukkan bangsa. Kalau kita sendiri yang orang Indonesia ga pake bahasa Indonesia, sapa yang mau make. Pak Harto presiden kedua kita aja katanya, di forum-forum internasional, selalu pidato pake bahasa Indonesia. Bukan karena ga fasih berbahasa Inggris, tapi beliau sangat bangga ama bahasa Indonesia. Lha kok ini, anak kemaren sore yang belum genap dua bulan lepas dari taman berkuda, udah males tinggal nerjemahin doang :-D

Tapi di sisi lain, untuk beberapa bidang, ada istilah-istilah yang malah “kacau” kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Pemahaman pendengar malah jadi kurang. Tadinya saya mencoba mengatasi dengan mencampur bahasa pada slide, tapi ternyata kurang berkenan disini, hmmm.. tapi biar begitu, setiap hari saya tetep pake bahasa Indonesia ko (dan bahasa Jawa tentunya). Pokonya, kaya buku cetak pas SD dulu, aku cinta bahasa Indonesia deh ;-)

“Tan, ntar pake bahasa Indonesia aja ya..”, kata Pak Bos barusan. Maklum, kali ini ga cuma outline, tapi emang pidatonya.. :-D

Terrorist Mei 3, 2009

Posted by tantri in pikiran.
comments closed

I’m a terrorist.. Meet the other side of me.  Sometime I feel that I act like a terrorist for him.. I text him everday, sometime more than 10 unimportant messages daily.. I call him, not very often, not every day, but when I call him I often refuse to end the call, even when I don’t know what to say anymore, even when I know it’s  annoyed him ..  We go out together, spend almost all day long together, and i still refuse to go home, even when I know that he’s tired.. I go to his house, just for doing a simple household things, things that he can do just by himself, even when i know that it takes more than an hour for him to take me to the nearest bus station..until finally he forces me to go home..I think I’m disturbing u my dear.. Maybe I just love u too much..in my way..my annoying way.. :-)